Minggu, 19 Juni 2016

JIKA

PROLOG

pagi itu mengapa terasa seperti ini?
kabut itu mulai menutupi indahnya hari
haruskah ada saja yang terhalangi?
padahal diri ini tak mau tak jadi pergi

bolehkah ada sepatah malu?
apakah sepatah kata dapat meninggalkan pilu?
andai saja bisa menghindari semua itu
takan lagi ku jejak kan kaki seperti itu

hanya seperti rasa coklat yang dulu
dulu? yaa hanya rasa itu
manisnya meresap hingga kalbu
bolehkah aku coba lagi coklat itu?

lucu sekali bayangannya kini
harus terhapus walau bayangannya sepi
ku tau sulit yang terasa pasti
akan ku latih selalu diri ini


            
         Terkadang lucu sekali dengan yang terlihat didunia ini, bahkan ada banyak hal yang perlu disyukuri entah karena kebahagian atau bahkan karena luka. Yang ku ketahui untuk saat ini, semua itu akan mengajari banyak hal, ya semoga saja menjadi lebih baik lagi. Apakah dengan memikirkannya saja menjadi lebih baik? Yaa terasa bodoh jika hanya dipikirkan, tapi mengapa tetap saja memikirkan hal itu? Hmm… apa sih yang dipikirkan? Semua ini selalu mengganggu.
            Air terkadang mengajarkan ku akan pentingnya mengalir, tetap saja mengalir walau tau banyak sekali batu, karang maupun ranting yang membuat aliran tidak berjalan dengan mulus, yaa let it flow aja. Tapi mengapa selalu ada saja ketakutan itu? Padahal sudah tau batu tak akan berpindah dengan sendirinya dan batu itu keras. Sama seperti kerasnya pendirianku akan sesuatu yang sudah aku putuskan.
            Mengapa hujan itu begitu indah? Tapi perlu diketahui begitu sulit menerima bahwa hujan seperti tangisan yang tak bisa dibendung lagi, berawal dari langit yang cerah seperti kebahagiaan yang tak ada habisnya, seketika lenyap ketika angin datang membawa awan yang yang besar yang merubahnya menjadi mendung, seperti langit yang menahan dirinya untuk menangis, dan ketika sudah tak dapat tertolong lagi jadilah hujan seperti langit yang menangis dengan pedih.
            Taukah? Terasa indah jika dilihat dengan bayak cara tak dari satu sudut pandang saja, tapi terasa begitu rumit, mengapa pemikiran ku selalu jauh dan rumit sekali? Aku lelah dengan terlalu luasnya hal itu. Terkadang lebih baik tidak tau, bahkan pura-pura tidak tau. Setidaknya aku bisa beristirahat dari semua pemikiran yang belebihan, walaupun hanya sementara saja. Satu hal banyakin bersyukur yaa, banyakin berterimakasih.
            Sekian waktu yang telah terlewati banyak sekali pelajaran yang dapat dipetik, wahai waktu bolehkah aku mengintip sedikit saja masa depan ku? Dan boleh kah aku menghapus semua kepedihan yang ada dimasa lalu, dan tak diingat lagi? Hai waktu seandainya engkau tau aku rindu, rindu dengan semua hal yang tak bisa digenggam lagi, tersadar… menggenggam pasir itu cepat atau lambat akan habis, semakin menggenggam erat semakin berkurang pasir dan jika tidak erat, maka tak bisa sama sekali menggenggam pasir itu. Dan harus tau semuanya itu memiliki batas kewajaran agar tak hilang. Ketika sudah hilang, tak tau lagi bagaimana bisa memungutnya kembali.

- Dha 2016





Sabtu, 18 Juni 2016

Update Lagi ^o^

Assalamualaikum... :)


Sudah berapa lama yaa ga update lagi blog wkwk, mungkin udah hampir 4 tahun kali yaa. sebenernya sih ga sengaja aja iseng buka blog ini lagi eh ternyata ini blog udah lama sekali yaa sepi keberadaannya. ohya.. pas liat ini blog jadi nostalgia gitu  hmmm..

ada beberapa kenyataan dari blog yang ini, ternyata dulu gua kpop banget :"D banyak banget nuansa kpop diblog ini, sampe ada lagu sebagai backsound pas buka blog ini, stiker giff gitu, hadeehh tapi gapapa itu kenyataan yang tak bisa diungkiri, jadi kisah klasik aja.

dan akhirnyaaa.... jeng jeng jeng insyaAllah mau update lagi ini blog tercinta, mungkin dengan kisah yang seru, berbagi informasi atau bahkan tulisan yang puitis *cieeeee hahaha

angin seakan membawaku menghampirimu
demi satu niat untuk selalu menjaga mu
tanpa tau untuk apaku membuang waktu
hivi - indahnya dirimu

bismillah, semoga bisa bermanfaat yaa...
.
.
.

Ada kalanya angin pergi terbawa oleh suasana yang mengisyaratkan pergi
kenapa harus menyesalkan sebuah kepergian yang tak terhenti?
taukah bahwa hanya sekedar berlari itu seakan tak ada arti?
semua seakan salah itu ternyata selalu terjadi
yaaa hanya itu yang tak dapat disesali
karena semua kejadian pasti akan memberikan arti

terimakasih ^o^
Assalamualaikum


Dha 2016